Home HEADLINE Yakobus Jano: Pintu Air Ibarat Pukat Harimau

Yakobus Jano: Pintu Air Ibarat Pukat Harimau

713
Ketua Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano saat memberikan sambutan pada peresmian Kopdit Pintu Air Cabang Weetebula pada Rabu (27/07/2016)

Pintuair.co, Weetebula-Kopdit Pintu Air tidak menutup diri pada satu kelompok masyarakat tertentu. Pintu Air terbuka pada seluruh lapisan masyarakat.

Hal ini disampaikan Ketua Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano saat acara peresmian Kopdit Pintu Air Cabang Weetebula pada Rabu (27/07/2016) di Weetebula, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumba Barat Daya.

“Pintu Air ibarat pukat harimau,” katanya.

“Kami tidak pilah-pilah. Semua orang harus masuk dalam pukat Pintu Air,” tambahnya.

Ia menegaskan, semua orang layak menjadi anggota. Katanya, si tuli, si buta, si cacat, si gila bisa masuk Pintu Air. Kecuali orang yang sudah berusia di atas 76 tahun.

Katanya, visi Pintu Air adalah seluruh anggota harus menjadi orang kaya, dan misinya, seluruh masyarakat harus menjadi anggota.

“Kuncinya, kita harus mulai menanam. Siapa menanam pasti akan menuai,” tegas Jano.

Dia juga mengapresiasi kerja para pengurus yang gesit untuk menjaring anggota dalam waktu singkat.

Tak lupa, dia berterima kasih kepada pemerintah yang telah mendukung kehadiran Pintu Air di Kabupaten Sumba Barat Daya.

“Pemerintah sudah bersedia menerima dan melayani kami, ini hal yang luar biasa” katanya.

Lima Jimat

Bagi para pengurus dan pihak manajemen Cabang Weetebula, Jano berpesan, ada lima jimat yang harus dipegang. Katanya, lima ‘S’ itu yakni senyum, sapa, salam, sopan dan santun.

“Anggota yang datang dengan apapun keadaannya harus diterima dengan senyum,” tuturnya.

Kepada anggota, ia juga menyarankan, agar memegang erat tiga ‘R’ yakni rajin menabung, rajin meminjam dan rajin mengangsur.

“Kita tidak hanya lancar meminjam tapi juga harus lancar mengangsur,” tukasnya.

Ia pun berpesan, masyarakat sumba punya potensi yang menjanjikan asalkan belajar hidup menabung di koperasi. (ijs)

Komentar