Home HEADLINE Belarminus: Di Pundak Anda dan Saya, Memikul Sekian Banyak Anggota

Belarminus: Di Pundak Anda dan Saya, Memikul Sekian Banyak Anggota

2651
Kegiatan Evaluasi Tahunan Kopdit Pintu Air Cabang Talibura, Kamis, (17/11/2016)

Pintuair.co, Talibura – Wakil Ketua II Kopdit Pintu Air, Robertus Belarminus pada kegiatan evaluasi tahunan di Aula Kantor Kopdit Pintu Air Cabang Talibura, Kamis (17/11/2016) memberikan beberapa kiat kunci yang harus dipegang erat oleh Pengurus Cabang, Manajemen dan Para Ketua Kelompok antara lain:

Pertama, Kejujuran. Kopdit Pintu Air sangat menekankan kejujuran. Semua yang ada didalamnya baik pengurus, manajemen dan ketua kelompok harus mengedepankan sikap kejujuran.

Sehingga dalam pelayanan, tidak ada saling curiga. Pengurus kelompok harus mengenal anggota. Harus bertanggungjawab kepada anggota. Jadikan pekerjaan sebagai sebuah panggilan, bukan sebagai ladang gajian.

“Katakan dan perbuatlah secara jujur. Ingat dipundak kita memikul sekian banyak anggota,” katanya.

Kedua, Tanggung jawab dan Kerja harus dengan hati nurani. Para pengurus, manajemen dan ketua kelompok harus bekerja dan melayani anggota dengan hati. Spirit 4S (Sambut, Sapa, Salam, Senyum) harus menjiwai diri dalam pelayanan.

Jangan layani anggota dengan terpaksa. Jangan ada dendam diantara kita. Cinta Kasih harus ditunjukkan dalam sikap sehingga setiap orang yang menerima dengan penuh sukacita.

Katakan kepada anggota supaya aktif menabung. Dekati anggota dan layani dengan hati.

“Tanggungjawab itu penting. Orang yang setia dilihat dari seberepa besar tanggungjawabnya atas pekerjaan yang diembaninya. Harus tahu peran masing-masing,” ungkapnya.

Ketiga, Hormat pada aturan dan orang lain. Pengurus, manajemen dan ketua kelompok jangan buat sesuka hati.

Harus taat pada aturan. Kerja harus punya rencana dan target, punya data yang akurat, sehingga pelayanan kita bisa terukur.

Ketua kelompok harus punya data anggota dan identifikasi anggota yang akurat. Ini yang menjadi satu prioritas.

“Kedepan ketua kelompok harus punya data anggota, rencana dan target kerja,” katanya.

Keempat, Cinta pada Pekerjaan dan tepat waktu. Orang yang cinta pada pekerjaan, dapat dilihat dari partisipasi dan kehadirannya. Tepat waktu atau tidak. Tidak hadir, harus punya alasan yang jelas. Jangan terlantarkan anggota, hanya karena kepentingan diri yang sesungguhnya tidak terlalu penting. Rubah mental. Bangun kebiasaan baru. Yang terlambat harus tepat waktu.

“Tuntaskan apa yang belum dituntaskan. Kerjakan apa yang belum dikerjakan. Semua pekerjaan yang mendatangkan kebaikan dan kesejahteraan bagi yang lain adalah mulia dimata Allah dan manusia. Berdayakan kaum NTT-B supaya hidup sukses dan sejahtera. Salam Revolusi mental. Mulai dari Kopdit Pintu Air,” katanya. (Sip)

Komentar