Home HEADLINE Majalah Peluang Luncurkan Buku 100 KBI Tahun 2017

Majalah Peluang Luncurkan Buku 100 KBI Tahun 2017

494
Acara peluncuran buku 100 Koperasi Besar Indonesia (KBI) pada 30 Oktober 2017 di aula kementerian koperasi dan UKM Indonesia

Pintuair.co, Jakarta – Majalah peluang kembali meluncurkan buku 100 Koperasi Besar Indonesia (KBI) pada 30 Oktober 2017 di aula kementerian koperasi dan UKM Indonesia.

Sebelumnya majalah dengan tagline ‘gagasan dan solusi bisnis’ ini telah meluncurkan dua edisi buku 100 Koperasi Besar Indonesia pada tahun 2012 dan tahun 2015.

Buku ketiga ini diluncurkan oleh Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga dan dihadiri lebih dari 250 pelaku koperasi dari berbagai daerah di Indonesia.

Seperti yang ditulis di majalahpeluang.com, kehadiran buku ini menjadi sangat penting karena dapat menjadi referensi dan tolok ukur dalam membaca peta bisnis koperasi di Indonesia.

Diakui bahwa dalam penggalian data koperasi ini ditemukan sejumlah kendala. Salah satunya adalah ada banyak koperasi tidak memahami pentingnnya publikasi.

Penulis Buku 100 KBI 2017 Irsyad Muchtar menuturkan, “karena keengganan untuk tampil ke tengah publik itu, daftar 100 KBI tahun ini, tidak banyak berubah karena masih didominasi oleh para pemain lama,” dikutip dari majalahpeluang.com

“Yang menggembirakan adalah kian meningkatnya aset maupun omset perolehan koperasi besar. Kenaikan ini menegaskan, koperasi makin profesional bahkan sekitar 80 persen dari daftar koperasi besar di buku ini sudah melek teknologi informasi,” jelas Irsyad.

Penentuan atau penilaian 100 koperasi besar ini didasari pada Peraturan Menteri Koperasi (Permenkop) No 07 Per/M-KUKM/XI 2011. Permenkop ini menyebutkan kriteria besar adalah memiliki aset minimal Rp 10 miliar, volume usaha atau omset minimal Rp 50 miliar dan anggota minimal 1.000 orang.

Bersadarkan kriteria ini jumlah data yang terkumpul malah lebih dari 200 koperasi besar. Karenanya dalam buku ini, dicantumkan tiga lajur koperasi dengan kriteria pertama 100 Koperasi Besar, lajur kedua, 100 Koperasi Progresif dan lajur ketiga, 100 Koperasi Potensial.

Dari peluncuruan buku ini diharapkan adanya outcome positif yaitu meningkatnya nilai tambah koperasi, kian terbukanya akses permodalan, dan berkembangnya jaringan pasar melalui penerapan teknologi informasi. (Ano/Majalahpeluang.com)

 

Komentar