Home HEADLINE Pasca RAT Cabang Ndona, Perdana tapi Mengesankan

Pasca RAT Cabang Ndona, Perdana tapi Mengesankan

432
Sekretaris pengawas KSP kopdit Pintu Air, Yengky R. Sado pose bersama komite dan staf manajemen cabang Ndona

Pintuair.co, Ndona – Meskipun baru diresmikan dua tahun silam, KSP Kopdit Pintu Air Cabang Ndona Kabupaten Ende tampak menunjukan perkembangan serius.

Perkembangan ini tidak hanya berkutat pada naiknya jumlah anggota, tetapi juga terlihat pada semangat dan antusiasme para pengurus juga anggota-anggota lainnya dalam mengikuti kegiatan pasca RAT pada Jumat, 08 Juni 2018 di Desa Nanganesa, Kecamatan Ndona, Ende.

Penjelasan, pertanyaan dan diskusi menjadi warna khas dari aktivitas hari itu. Masyarakat, dalam hal ini para anggota cabang, tak segan-segan melontarkan poin-poin yang belum mereka pahami, semisal konsekuensi dari aktif tidaknya keanggotaan, keuntungan spesifik hasil RAT tahunan dan tata kelola mandiri bagi cabang mereka.

Para pengurusnya, entah ketua komite maupun manajer, juga membeberkan kerja dan karya mereka selama ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada para anggota. Hadir juga dalam kesempatan itu Sekretaris Pengawas KSP Kopdit Pintu Air, Yengky R. Sado yang datang langsung dari kantor pusat.

Perdana

Kesempatan ini merupakan pasca RAT perdana bagi cabang Ndona. Sehingga tidak mengherankan bila ada beragam pertanyaan yang diajukan kepada pihak sekretaris pengawas, ketua komite dan manajer. Rasa ingin tahu para anggota begitu tinggi.

Salah satu pertanyaan menarik ialah soal pembayaran dana, seperti dana duka, bagi anggota yang jarang ataupun tidak aktif dalam bersimpan pinjam. Pertanyaan ini diajukan oleh ibu Thres dan dijawab oleh Ketua Komite Sediska Pudji. Sediska menuturkan, pemberian dana semacam itu memang punya rumusan tersendiri.

“Siapa yang selama ini aktif pasti akan dapat dana sesuai dengan ketetapan yang telah ditentukan. Sementara yang jarang aktif memenuhi simpanan-simpanan ataupun mengembalikan lunasan pinjaman itu tetap dapat juga tapi pasti lebih sedikit,” ujarnya.

Manajer Cabang Ndona, Kleofas Natanael Goleng lantas menambahkan, pemberian tersebut memiliki proporsi perhitungan dengan kalkulasi rumus yang ada. Dengan begitu, para anggota diharapkan untuk melaksanakan kewajiban-kewajibannya guna mendapat hak setimpal.

Sekretaris Pengawas KSP Kopdit Pintu Air, Yengki Ricad Sado memberikan apresiasi atas partisipasi para anggota yang telah hadir. Partisipasi itu ditunjukan dengan kerelaan mereka mengikuti kegiatan ini hingga selesai dan keterbukaan menanyakan perkara-perkara yang belum dipahami.

“Saya kira, walaupun ini pasca RAT perdana, mereka begitu aktif dan mau mengikutinya sampai habis. Biasanya di tempat lain, setelah makan itu ada anggota yang langsung pulang. Namun, di sini mereka semua tetap bertahan. Persiapan mereka juga luar biasa,” ujar Yengki.

Menggagas Rencana

Dalam keberlangsungan diskusi, terdapat juga beberapa usul dan saran yang disampaikan. Stefanus Beo, salah seorang anggota, misalnya menyampaikan ihwal adanya pembentukan koperasi unit pertokoan di cabang-cabang.

Ini supaya usai kegiatan RAT atau pasca RAT, para anggota bisa membawa pulang sembako sebagai salah satu bentuk dari pembagian sisa hasil usaha. Anggota lainnya juga mengusulkan agar pengajuan pinjaman, terutama dalam jumlah besar, harus disertai jaminan.

Usulan ini tentu menarik demi meningkatkan kapasitas administrasi Kopdit Pintu Air ke depannya. Rencana lain yang digemakan berhubungan dengan pembangunan kantor cabang sendiri, mengingat kantor yang ada sekarang ini masih menggunakan sistem kontrak.

Pada lain sisi, dalam konteks cabang Ndona, hal yang harus lebih diperhatikan lagi ke depannya adalah kesadaran anggota juga kerja keras pengurus dalam pertemuan di kelompok-kelompok kecil.

Poin ini ditekankan oleh ketua komite sendiri agar masyarakat bisa semakin mengetahui hal-hal mana yang jadi kewajiban dan hak mereka. Dengan demikian, mispersepsi dapat dihindari dan kepercayaan masyarakat terhadap kopdit ini senantiasa terjaga. (Elvan)

Komentar