Home HEADLINE Pintu Air Go Online

Pintu Air Go Online

1160
Suasana kegiatan pelatihan dan implementasi sikopdit online bagi tim manajemen Pintu Air di Aula PAS

Teknologi dan informasi terus bergerak maju. Selalu ada perubahan setiap saatnya. Perubahan ini mempengaruhi gerak gerik manusia dan aspek-aspek hidupnya.

Hal ini juga memberi dampak bagi lembaga keuangan, secara khusus lembaga koperasi. Sudah saatnya pelayanan koperasi beralih dari sistem luring (offline) menuju sistem daring (online).

Peralihan ini adalah sebuah keharusan. Karena Ini soal keberlanjutan dan kelestarian koperasi itu sendiri. Ada dua pilihan. Pertama, berubah dan siap untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Itu artinya bias bertahan hidup. Kedua, tidak mau berubah berarti siap untuk mati.

KSP kopdit Pintu Air memilih untuk menyelaraskan diri dengan kemajuan teknologi dan informasi yang ada. Ketua KSP kopdit Pintu Air, Yakobus Jano menekankannya sejak awal tahun buku 2018 bahwa Pintu Air sesegera mungkin go online.

Gagasan go online pun diwujudkan pada paruh kedua tahun buku 2018. Untuk mengawalinya, para pengelola Pintu Air mendapatkan bimbingan teknis atau pelatihan prihal sistem yang baru ini.

Pelatihan didahulukan karena penggunaan sistem online mengandaikan persiapan sumber daya manusia yang memadai. baru setelahnya infrastrutur sistem akan dipasang di masing-masing cabang yang terkoneksi dengan sistem ini.

Dengan bimbingan tim IT dari Induk Koperasi Kredit (Inkopdit) dan Puskopdit Swadaya Utama Maumere, tim manajemen Pintu Air mengikuti kegiatan bertajuk ‘pelatihan dan implementasi program sikopdit online bagi manajemen KSP kopdit Pintu Air’ sejak 13-20 Agusutus 2018 di Aula Pintar Asia Swalayan.

Dari tema yang ada, nama sistem online itu yakni sikopdit online. Sikopdit online sebenarnya adalah program atau aplikasi sistem informasi keuangan koperasi kredit yang dikembangkan oleh tim IT Inkopdit. Ini dikhususkan bagi koperasi kredit. Tujuannya untuk memperlancar pelayanan kepada anggota.

Sikopdit online merupakan pengembangan dari sistem sebelumnya yakni Sikopdit Client Server dimana sistem ini menghubungkan komputer-komputer dalam sistem Local Area Network (LAN).

Sistem yang baru membantu pelayanan kopdit terkait transaksi dan konsolidasi data secara online.

“Ada perbedaan antara sikopdit CS dan sikopdit online yakni dari sisi menu, database dan koneksinya. Di CS menunya sedikit. Di online ada pengembangan beberapa menu. Online juga memiliki data center yang terpusat,” jelas manajer IT, Bernard Sl. Situngkir yang menjadi fasilitator pelatihan bagi tim manajemen Pintu Air.

“Soal koneksi, CS juga hanya sebatas di lokal saja. Sedangkan sikopdit online, terkoneksi dengan server di Jakarta, di Inkopdit. Itu artinya syarat pentingnya adalah harus terkoneksi dengan internet sehingga bisa terhubung dengan server,” tambah Situngkir.

Pose bersama pengurus Pintu Air, manajemen, tim fasilitator, perwakilan Puskopdit Swadaya Utama Maumere dan peserta usai kegiatan pelatihan dan impelementasi program sikopdit online

Selama lebih dari sepekan utusan manajemen dari 20 cabang KSP kopdit Pintu Air antusias mengikuti kegiatan pelatihan sistem baru ini yang terbagi dalam dua bagian.

Bagian pertama yakni migrasi data. Data-data dari sikopdit CS dipindahkan atau dimigrasikan ke sistem sikopdit online. Bagian kedua yakni transaksi. Pada bagian ini, peserta pelatihan terlibat dalam proses transaksi pelayanan kepada anggota menggunakan sistem yang baru.

“Sistem online bukanlah hal baru. Ini hanya pengembangan dari sistem sebelumnya. Jadi mudah untuk dipahami. Bedanya yakni ada tambahan menu dan koneksi internet,” demikian penjelasan general manajer KSP kopdit Pintu Air, Gabriel Pito Sorowutun saat acara penutupan kegiatan pelatihan ini pada 22 Agustus 2018.

Yang terpenting dalam sistem ini, kata Sorowutun, adalah soal kejujuran tim manajemen. Sistem ini memungkinkan semua data terbuka atau transparan.

“Jujur adalah modal utama. Kita datang untuk menjadi pelayan dan bukan menghancurkan lembaga,” tegas Sorowutun kepada peserta pelatihan.

Terobosan go online yang dicanangkan Pintu Air mendapatkan apresiasi dari koperasi sekunder yang menaunginya yakni Puskopdit Swadaya Utama Maumere. Pasalnya, Puskopdit Swadaya Utama Maumere menghendaki demikian.

“Sekarang zaman kotektivitas dan transaksi keuangan secara real time sangat penting. Mengingat jumlah anggota Pintu Air yang banyak dan jangkauannya wilayahnya luas maka harus tersistem melalui database secara satu kesatuan,” jelas manajer Puskopdit Swadaya Utama Maumere, Fransiskus de Fransu.

Menurutnya sistem ini memudahkan transaksi kepada anggota sekaligus membantu pengendalian internal dalam lembaga koperasi kredit.

Apa yang dilakukan Pintu Air, tambah de Fransu, juga merupakan bagian dari rencana Puskopdit Swadaya Utama Maumere yakni mewujudkan sistem online bagi kopdit-kopdit yang bernaung di bawahnya.

Dalam mengimplementasikan sistem yang baru, menarik yang dikatakan oleh Manajer IT Inkopdit yang kemudian digarisbawahi oleh ketua KSP kopdit Pintu Air, Yakobus Jano yakni soal komitmen. Komitmenlah yang akan membesarkan kita.

Komitmen untuk melayani anggota menjadi nada dasar dari setiap pengembangan sistem pelayanan dalam manajemen koperasi kita. (*)

Komentar