Home HEADLINE Pintu Air Labuan Bajo Naik Status, dari KCP Jadi Kantor Cabang

Pintu Air Labuan Bajo Naik Status, dari KCP Jadi Kantor Cabang

587

Pintuair.com, Labuan Bajo – KSP Kopdit Pintu Air Kantor Cabang Pembantu (KCP) Labuan Bajo naik status menjadi Kantor Cabang Labuan Bajo pada Jumat (15/11/2019) di Desa Batu Cermin, Labuan Bajo Manggarai Barat.

 

Hal ini ditandai dengan pengguntingan pita papan nama oleh Kepala Dinas Koperasi Manggarai Barat, Fransiskus Syukur yang mewakil Bupati Manggarai Barat (Mabar).

Dalam sambutan Bupati Mabar yang dibacakan Kadis Fransiskus ditegaskan, tak dapat dimungkiri kehadiran koperasi ikut memajukan ekonomi daerah. Kehadiran koperasi juga membantu masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

Di satu sisi, koperasi dituntut untuk peka dengan kemajuan zaman. Memasuki era digital koperasi mesti siap untuk berbenah diri.

Di sisi lain, pemerintah, beber Kadis Fransiskus, terus melakukan strategi demi kemajuan koperasi. Sejauh ini pemerintah menggalakkan apa yang dinamakan dengan reformasi total koperasi.

Reformasi artinya perubahan terhadap sistem yang sudah berlaku selama ini. Langkah strategis ini ditempuh melalui tiga tahapan yakni reorientasi, rehabilitasi, dan pengembangan.

“Kedepan orientasi koperasi harus pada kualitasnya dan bukan kuantitas. Kemudian, melakukan pemuktahiran data koperasi dan meningkatkan kapasitas koperasi menjadi mandiri,” kata Kadis Fransiskus.

Sesepuh Manggarai Barat, Fidelis Pranda merefleksikan bahwa momen peresmian KSP Kopdit Pintu Air Cabang Labuan Bajo adalah peristiwa resmi, bukan hal yang main-main.

Mengapa? Baginya, ada alasan konstitusional yang mendasarinya. Koperasi lahir, tumbuh, dan berkembang berdasarkan amanat konstitusi, bahkan Undang-Undang Dasar.

“Ini momen resmi dan luar biasa dan bukan peristiwa biasa,” kata Fidelis.

Ketua KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano

Pintu Air Rotat

KSP Kopdit Pintu Air memiliki logo dengan berbagai atribut yang memiliki pemaknaannya masing-masing. Salah satunya ukiran huruf yang membentuk PAR (Pintu Air Rotat).

Ketua KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano menjelaskan bahwa Pintu Air lahir di Rotat. Rotat itu sebuah kampung di Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka.

“Rotat itu sebuah kampung, bukan juga desa. Di sana 50 orang kampung, termasuk saya, memulai Pintu Air dengan model arisan keluarga,” kata Jano.

Sekarang ini, jelas Jano, kantor pusat Pintu Air ada di Rotat. Walaupun di kampung, gedung kantornya sangat representatif menampilkan kewibawaan lembaga ekonomi dalam menjaga kepercayaan anggota sebagai pemilik.

Lebih dari itu, Rotat juga menyimbolkan bahwa orang-orang kampung bisa melakukan hal-hal besar. Bagaimana tidak, Pintu Air yang hanya dimulai oleh orang-orang kampung kini mampu bersaing dipanggung koperasi level nasional.

Berawal dari Rotat yang kecil, kini KSP Kopdit Pintu Air tersebar kemana-mana dengan total anggota 250.125 orang dan memiliki 51 cabang. Cabang Labuan Bajo merupakan cabang yang ke-51.

Komentar